Tampilkan postingan dengan label Angkatan Genteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Angkatan Genteng. Tampilkan semua postingan

Curahan hati orang tua

Anakku yang kusayangi………
Pada suatu saat dikala kamu menyadari bahwa aku telah menjadi sangat tua, cobalah berlaku sabar dan cobalah mengerti aku.

Jika banyak makanan yang tercecer dikala aku makan….… Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri……… sabarlah !

Kenanglah saat-saat dimana aku meluangkan waktuku untuk mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika kau masih kecil.
Rata Penuh
Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali, jangan menghentikanku! Dengarlah aku !

Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hinga kau tertidur. Dan aku lakukan itu untukmu !

By seeing my ignorance towards the new technologies, do not laugh of me but leave me rather the time to understand

Aku mengajarimu banyak hal ….
Cara makan yang baik……
cara berpakaian yang baik…….
berperilaku yang baik………..
bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan…..

Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri aku waktu untuk mengingat dan jika aku gagal melakukannya jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah….aku dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu.

Jika aku tak mau makan, jangan paksa aku ! Aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar.

Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku, untuk bergerak seperti sebelumnya….. Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu……

Dan kala suatu saat nanti, ketika aku katakan padamu bahwa aku tak lagi ingin hidup…………, ketika aku ingin mati….., jangan marah…, karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti !
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu, kita tidak benar-benar “hidup” lagi, kita hanya “tidak mati”.

Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping semua kesalahan yang aku buat, aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak.

Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di hadapanku melihat kondisiku dan usia ku yang sudah bertambah tua. Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti aku bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.

Bantulah aku untuk berjalan, bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.
Satu hal yang membuatku harus berterimakasih padamu adalah senyum dan kecintanmu padaku.

Aku mencintaimu anakku………


By:Vera Cristina/Genteng

Honey Moon

Alkisah ada 3 orang saudara, sebut saja mereka Vira, Voni, dan Veni yang dinikahkan secara masal oleh orangtuanya. Setelah itu mereka pergi berbulan madu bersamaan. Kalau Vira pergi ke Pulau Batam,Voni pergi Ke Kepulauan Seribu dan Veni si bungsu pergi ke Bali

Namanya orang Tua sayang sama anak, selama mereka berbulan madu kedua Orang Tua mereka minta dikirim kabar tentang segala yang terjadi selama mereka berbulan madu.

Tapi agar berita yang dikirim singkat dan tidak terlalu Vulgar, mereka menggunakan Kode/Sandi tentang moto-moto Iklan.Supaya praktis dan murah, berita dikirim lewat SMS.

3 hari setelah kepergian anak mereka berbulan madu, diterimalah sebuah SMS.... yang rupanya dari VIRA di Pulau Batam. Isi beritanya cukup sederhana, "STANDARD CHARTERED". Setelah membaca berita tersebut mereka mencari Iklan Standard Chartered di koran dan terbacalah tulisan besar berbunyi, "BESAR, KUAT dan BERSAHABAT!" .
Tersenyumlah kedua orang tua mereka membaca berita dari Vira.

Hari ke 4 datang SMS kedua, yang rupanya berasal dari Voni di Kepulauan Seribu. Isi beritanya juga cukup singkat yaitu,"NESCAFE" .Setelah membaca surat tersebut, dengan tergesa-gesa kedua orang tua mereka mencari koran dan membaca Iklan NESCAFE yang berbunyi, "NIKMATNYA SAMPAI TETES TERAKHIR".
Maka kedua orang tua mereka pun tersenyum bahagia sambil sedikit haha.. hihi..

Hari ke 5 ditunggu tidak ada berita/SMS yang datang.Hari ke 6 begitu pula tidak ada sebuah SMS pun.Hari ke 7 begitu pula tidak ada kabar dari anak bungsu mereka si Veni yang berbulan Madu...

Memasuki hari ke 8... akhirnya kedua orangtua mereka menerima SMS juga dari Veni yang berbulan madu di Bali dan isi beritanya cukup singkat,"CATHAY PASIFIC". Segera kedua orang tua mereka mencari Iklan penerbangan Cathay Pasific yang ada dikoran, dan dijumpailah iklan penerbangan dengan tulisan besar: "7 KALI SEMINGGU, 3 KALI SEHARI, 5 JAM NON-STOP".
Ibu melemparkan senyum ke arah bapak yang tertunduk lesu!


By Karin Karina/Genteng

Orang Ikhlas itu segala urusannya diambil alih oleh Allah

“Orang Ikhlas itu segala urusannya diambil alih oleh Allah” , “Barang siapa yang Ikhlas urusannya Aku ambil alih”. Begitu kata-kata yang saya dengar dari seorang Kawan, beliau mengambilnya (saya lupa lagi) entah dari hadist atw dari Qur’an. Kata-kata itu begitu membekas dalam hati saya, teringat dengan berbagai macam keajaiban yang selama ini saya alami ketika saya belajar untuk ikhlas. Terutama dalam hal Rejeki atau materi…. Yang terpenting saya benar-benar ikhlas menjalani pekerjaan saya, ikhlas menerima berapapun rejeki yang saya terima dari hasil kerja saya dan suami, ikhlas menjalani kehidupan ini dan yang terpenting saya menghilangkan semua rasa cemas, rasa was-was dan khawatir yang sebenarnya hal kecil yang dapat merusak keyakinan kita pada Allah tentang janji-Nya bahwa Dia kan mencukupkan Rejeki bagi umatnya.

- Susu Noni
Malam itu uang yang tersisa di dompet saya tinggal Rp 3000,- kebetulan malam itu susu anak saya hanya cukup untuk besok pagi, harganya Rp 51.000. Kebetulan juga suami saya sedang bekerja di Jakarta dan belum mengirimkan uang. Malam itu saya berpikir, bagaimana besok membeli susu , dari mana uangnya? Tetapi cepat-cepat saya istigfar dan menghilangkan kecemasan itu lalu berdoa ya Allah aku serahkan semua urusanku pada-Mu dan aku yakin kau akan memberikan Rejeki.
Esok paginya saya pergi ke kantor, tiba2 sudah ada dua pasien yang datang minta dipijit, kemudian datang lagi seorang pasien, jadi pagi itu saya menangani 3 pasien, dan dari ketiga pasien tersebut total uang yg saya terima Rp 48.000. Setelah dihitung dengan uang yang saya punya di dompet jadi total uang yang saya terima adalah 51.000 dan itu benar-benar pas untuk memebeli susu anak saya. Subhanallah, Maha Suci Allah yang Maha mengetahui kebutuhan hambanya dan itu pasti akan dicukupkan.

- Sepatu Noni
Rasanya ingin sekali memebelikan sepatu untuk anak saya, kasian sekali dia tidak punya sepatu, tapi apa daya uangnya belum ada, saya hanya bisa berdoa dlm hati, Ya Allah Mudah-mudahan nanti ada rejeki untuk membeli sepatu noni. Kalau memaksakan kehendak atau mengikui hawa nafsu bisa saja saya pinjam uang dulu atau memakai uang untuk belanja sehari-hari tetapi saya tidak mau mengikuti hawa nafsu saya. Dua hari kemudian ibu saya pulang dari Bogor membawa dua pasang sepatu dari kakak saya yang tinggal di Bogor, “ ini ada sepatu dari teteh, katanya untuk noni” padahal saya belum bercerita pada siapapun bahwa saya ingin membeli sepatu untuk anak saya. Subhanallah.

- Parfum habis
Hari itu pagi-pagi sekali saya harus berangkat ke Jakarta untuk mengisi acara disana, ketika bersiap-siap pergi dan saya ingin menyemprotkan parfum, parfumnya habis. Lalu saya berkata dalam hati “ Ya Allah parfum saya habis, mudah-mudahan ada rejeki untuk membeli parfum”. Lalu saya berangkat ke Jakarta. Sesampainya disana saya bertemu seorang kerabat yang biasa di panggil Bunda, kemudian dia berkata “ Mbak Odhie, tadi malem bunda jalan2 terus Bunda belin Parfum buat Mbak Odhie” dalam hati saya bertanya : “what?????” gak salah??? Tadi pagi kan aku pengen beli parfum??? Ya Allah, Terimakasih.. Subhanallah.

- Bayar Cicilan
Tiba saatnya saya harus membayar cicilan pada hari Sabtu, tapi uangnya belum ada. Tapi saya tidak cemas karena saya yakin pada saatnya jatuh tempo pasti ada Rejekinnya. Hari itu hari kamis, teman saya tiba2 menelpon dan mengajak bertemu untuk membicarakan order video shooting perkawinannya. Singakat cerita kami bertemu di sebuah mall, akhirnya setelah deal dia memberikan uang. Bisanya orang yg order video shooting hanya memeberikan uang muka saja, tetapi dia memberikan tidak hanya uang muka saja, tetapi hari itu juga dilunasi seluruh biayanya. Saya benar-benar kaget dan tidak menyangka, akhirnya pada sat jatuh tempo bisa juga saya membayar cicilan. Subhanallah.

Jadi nikmat manalagi yang akan kau dustakan? Sejauh mana keyakinan kita pada Janji-Nya? Masihkah kita diliputi rasa cemas? Khawatir? Was-was? Yang sebenarnya hal-hal itulah yang menutup pintu rejeki kita, karena berarti kita masih ada keraguan,dan masih suuzon Kepada-Nya.

By Rosdiani Fitriyanti/Genteng